Ad 728x90

Breaking News

12 Operator Kabel Optik Sampaikan Permohonan Maaf dan Komitmen Perizinan di Desa Wanasari

KARAWANG – Menindaklanjuti dinamika yang terjadi di wilayah Desa Wanasari, perwakilan 12 operator kabel fiber optik akhirnya memberikan pernyataan resmi.

Dalam pertemuan yang digelar di kawasan PT Pertiwi Lestari, pihak operator secara terbuka mengakui adanya kelalaian koordinasi yang sempat memicu ketidaknyamanan bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Wanasari.

Pihak operator menjelaskan bahwa selama ini terdapat keterbatasan akses komunikasi ke wilayah desa, yang menjadi salah satu kendala administratif. 

Meski terdapat berbagai faktor teknis di lapangan yang menghambat, mereka menegaskan komitmen penuh untuk segera mematuhi seluruh aturan perizinan yang berlaku di Desa Wanasari.

"Kami memohon maaf atas kelalaian kami selama ini yang mungkin membuat pihak desa, khususnya Pak Lurah, merasa tidak nyaman. Kami menyadari bahwa proses legalitas ini harus tetap berjalan dan kami pastikan 12 operator yang melintas di wilayah Desa Wanasari akan segera memproses izinnya secara resmi," ujar perwakilan operator dalam keterangannya.

Sebagai bentuk itikad baik, pihak operator mengaku telah melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Kepala Desa Wanasari sejak Kamis lalu. 

Kunjungan tersebut disambut dengan tangan terbuka, yang menjadi awal dimulainya proses mediasi dan sinkronisasi jalur perizinan infrastruktur kabel optik di wilayah tersebut.

Pihak operator berharap, melalui pertemuan dan mediasi ini, segala kesalahpahaman yang terjadi di lapangan dapat segera tuntas.

Mereka berkomitmen untuk menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan aparatur desa agar keberadaan infrastruktur digital ini selaras dengan regulasi lokal dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Niatan kami para operator sangat jelas, yaitu menempuh jalur mediasi dan mengurus perizinan. Karena sudah ada titik temu dan disambut baik oleh beliau (Pak Lurah), maka tinggal kami jalankan proses administrasinya saja sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

No comments