Ad 728x90

Breaking News

Cuitan Sang Caleg DPRD Karawang di Medsos tentang Slogan NKRI


Karawang - Infopasundan

Entah mendapat Inspirasi dari mana, salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg, red) kedapatan berceloteh di Media Sosial Facebook dengan mengajak masyarakat untuk mengganti Slogan atau Jargon Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI, red) dari" Harga Mati" jadi "Aman dan Damai".

Mungkin menurut si Caleg itu hanya sekedar Slogan dan Jargon saja jadi bisa dirubah dan diganti, padahal kan seharusnya kita sebagai Warga Negara Indonesia bukan hanya sebatas menganggapnya kata - kata semata saja, melainkan harus diresapi, dan tanamkan kedalam hati dan pikiran.

Awalnya Caleg berinisial AD tersebut membuat status di Akun Facebook miliknya " Merdeka itu Membangun jika tidak aman ya harus cerdas biar tidak terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. Ayo Viralkan NKRI negeri yang aman dan damai "

Lalu kemudian dibalas komentar oleh beberapa orang, dan AD sendiri juga ikut berkomentar pada statusnya yang terkesan mengajak kepada orang lain " Mari kita ganti selogannya NKRI Aman dan Damai untuk Hidup...bukan Harga Mati "

Saat Infopasundan.com menghubungi Sekretaris Partai tempat AD nyaleg Via pesan What's App, Senin (10/12/18) guna mengkonfirmasi berita tersebut sang Sekretaris hanya mengatakan akan menyampaikan kepada yang bersangkutan, dan apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan merupakan inisiatif sendiri tanpa ada instruksi dari Partai, jelasnya.

Sementara itu Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Endang Sumardi S.Sos, menanggapi hal tersebut sebagai Anggota TNI yang mana bertugas menjaga dan melindungi NKRI, sangat menyayangkan hal tersebut, menurutnya NKRI harga mati itu bukan sekedar slogan atau jargon saja, tapi memang NKRI itu sudah Final harga mati bagi kita semua Warga Negara Republik Indonesia, jadi kita semua harus menjaga kemerdekaan & kedaulatannya. Siapapun Orang, Golongan, ataupun yang lainnya yang akan merongrong kemerdekaan dan kedaulatan NKRI, mereka adalah musuh bersama Bangsa Indonesia.

Sebaiknya siapapun kita, mau TNI, Polri, Pejabat, ataupun Anggota Dewan, bisa lebih menahan diri dan menata dalam berbahasa, apalagi di Media Sosial yang mana peredarannya sangat cepat, maka dari itu bijaklah dalam menggunakan Medsos, apalagi yang berhubungan dengan Kenegaraan, salah sedikit, Satu Indonesia yang akan bertindaknya, tegas Dandim.(Ray)

No comments