Ad 728x90

Breaking News

Koramil 0408/Cilamaya Bersama Ka Otmilti II Jakarta Laksanakan Pengamanan Aset Tanah Milik TNI AD

KARAWANG – Upaya pengamanan aset negara milik TNI Angkatan Darat terus dilakukan. Salah satunya melalui pemasangan kembali papan pengawasan dan pengecekan patok batas luar Tanah Milik Pembinaan Daerah Militer (Mindam) III/Siliwangi yang berlokasi di Dusun Tanjung Jaya, Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Oditurat Militer Tinggi (Ka Otmilti) II Jakarta, Brigjen TNI M. Sjaiful Kustiawan, S.H., M.H., serta mendapat pendampingan dari Danramil 0408/Cilamaya Kapten Arm Saprudin yang hadir mewakili Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto, S.Sos.

Turut hadir dalam kegiatan itu jajaran Babinkum TNI, di antaranya Ka Bidum Babinkum Han TNI Kolonel Chk Hendy Iskandar, S.H., M.H., Kabagtut Chk Onggeleng, S.H., M.Sc., Kabaglahkarah Letkol Chk Yanto, S.H., Paurharlah Lettu Laut (H) Ajipuspa Negara, personel Otmilti dan Babinkum TNI, serta tujuh anggota Babinsa Koramil 0408/Cilamaya.

Kapten Arm Saprudin menjelaskan, pendampingan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam memastikan aset negara tetap terlindungi, memiliki kepastian batas wilayah, serta terhindar dari potensi penyalahgunaan.

"Koramil 0408/Cilamaya mendukung penuh langkah pengamanan aset negara melalui pemasangan kembali papan pengawasan dan pengecekan patok batas Tanah Mindam III/Siliwangi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga legalitas, kepastian batas, dan keberlangsungan aset negara agar tetap terlindungi untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar Kapten Arm Saprudin.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghormati dan menjaga aset negara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Seluruh proses berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, mencerminkan sinergi yang baik antara Otmilti II Jakarta, Babinkum TNI, dan jajaran Kodim 0604/Karawang melalui Koramil 0408/Cilamaya dalam mendukung pengamanan aset negara.

No comments