Ketua DPRD Kab.Karawang, H Endang Sodikin Tawarkan Jadi Ayah Asuh Siswi SD yang Rela Bagikan Jatah MBG untuk Ibu
![]() |
| Advetorial DPRD Kab.Karawang |
Karawang – Infopasundan.com
Kisah mengharukan Siti (9), seorang siswi kelas III SDN Cibalongsari 3 Karawang, menyentuh hati Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H.
Siti, meski termasuk penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden, menunjukkan budi pekerti luhur dengan merelakan jatah makanannya setiap hari untuk sang ibu.
Kunjungan mendadak H. Endang Sodikin, atau yang akrab disapa Kang HES, ke kediaman Siti pada Rabu (10/12/2025) menjadi titik fokus perhatian.
Politisi dari Partai Gerindra tersebut datang langsung untuk memastikan kondisi Siti dan keluarganya.
Dalam interaksi yang penuh kehangatan, terungkap fakta bahwa Siti rutin memberikan makanan gratis yang seharusnya ia nikmati sendiri kepada ibunya.
Tergerak oleh ketulusan dan kepedulian Siti yang luar biasa terhadap orang tua, Kang HES lantas membuat tawaran mengejutkan.
Di hadapan Siti, ibunya, Kepala Sekolah, dan Wali Kelas SDN Cibalongsari 3 yang turut mendampingi, beliau menawarkan untuk mengangkat Siti sebagai anak asuhnya.
“Saya sangat terharu. Di tengah program pemerintah hadir untuk mencukupi gizi anak-anak kita, ada anak seperti Siti yang menunjukkan kepedulian luar biasa kepada ibunya. Ini adalah cerminan budi pekerti luhur,” ujar Kang HES.
Ia menambahkan komitmennya terhadap pendidikan Siti. “Saya sudah memiliki 23 anak asuh yang saya biayai pendidikannya. Insya Allah, hari ini Siti akan menjadi anak asuh saya yang ke-24. Kita akan pastikan Siti mendapatkan hak pendidikannya dan kebutuhan gizinya terpenuhi,” tegas Ketua DPRD Karawang tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Kang HEs juga meninjau langsung pelaksanaan Program MBG di lingkungan sekolah, menekankan bahwa program ini adalah investasi strategis bangsa.
“Kami memastikan di lapangan bahwa Program MBG Pak Presiden sangat dibutuhkan,” ujar Kang HES.
Ia menjelaskan, kecukupan gizi merupakan faktor kunci dalam dunia pendidikan.
"Ketika gizi anak-anak kita cukup, mereka akan lebih fokus belajar, dan ini adalah modal utama agar anak sekolah menjadi pintar dan berprestasi," tegasnya.
Lebih lanjut, Kang HES mengapresiasi dampak positif program ini terhadap motivasi belajar siswa dan tingkat kehadiran. Beliau menyebut program ini telah menjadi harapan baru yang dinantikan di sekolah.
"Terlihat jelas antusiasme para siswa, Program MBG di sekolah ini benar-benar dinantikan setiap harinya," katanya.
Selain aspek gizi, Kang HES berpendapat bahwa program ini juga menjadi pendorong utama, atau menjadi tujuan anak sekolah untuk rajin sekolah.
"Makanan yang terjamin adalah daya tarik yang efektif untuk menekan angka ketidakhadiran siswa," tutup politisi yang dikenal peduli isu pendidikan ini.(Red)





No comments