Ad 728x90

Breaking News

Optimalisasi Kesadaran Hukum Prajurit, Kodim Karawang Dapatkan Pembekalan Khusus dari Kumdam Siliwangi

Karawang –  Infopasundan.com

Menyikapi tren peningkatan kasus pelanggaran di jajaran TNI AD, Kodim 0604/Karawang menggelar Penyuluhan Hukum masif di Aula Kodim 0604/Karawang, Jum'at (7/11/2025).

Kegiatan dengan tema “Optimalisasi Kesadaran Hukum Prajurit TNI AD, Keluarga PNS Untuk mendukung Tugas Pokok TNI” ini dihadiri oleh seluruh Danramil, personel, PNS, serta Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana.

Penyuluhan ini disampaikan langsung oleh Letkol Chk Nono Supratikno, S.H., Kalakdubankum Kumdam III Siliwangi, yang memaparkan data pelanggaran terkini yang dinilai mengkhawatirkan.

Letkol Chk Nono Supratikno.S.H. menyoroti beberapa jenis perkara yang mengalami kenaikan signifikan.

"Kami mencatat, tingkat pelanggaran di jajaran TNI AD cenderung meningkat dan semakin kompleks. Isu yang sangat menonjol meliputi penyalahgunaan narkotika dan senjata api, kasus pelecehan seksual, serta masalah hukum akibat perceraian," ujarnya.

Sambungnya, Selain itu, tantangan baru berupa adiksi judi online dan jeratan pinjaman online (pinjol) telah merusak moril, finansial, dan stabilitas keluarga prajurit.

"Kami berharap Prajurit dan Persit dapat memahami bahwa setiap tindakan hukum akan disikapi dengan sangat serius," tegasnya.

Komandan Kodim 0604/Karawang, Letkol Inf Naryanto, memberikan ultimatum keras kepada seluruh jajarannya yang hadir di Aula Kodim.

"Kepada seluruh jajaran Kodim 0604/Karawang, saya tegaskan: Tahun 2025, jangan sampai ada 'Gelombang Ketiga' kasus pelanggaran baru yang masuk dalam daftar Kumdam Siliwangi!"

Dandim Naryanto menekankan bahwa konsekuensi hukum bagi prajurit yang melanggar akan sangat berat, bahkan merusak karier permanen.

"Sanksi yang akan kami berikan ke depan jauh lebih berat. Sedikit saja pelanggaran, apalagi terkait narkotika, asusila, dan judi online, akan langsung kami tindak dengan Teguran Disiplin hingga Skorsing," tegasnya.

Sambung Dandim, Konsekuensi terberatnya adalah imbas langsung pada kenaikan pangkat. 

"Hilangnya kesempatan kenaikan pangkat karena catatan disiplin adalah kerugian yang tidak ternilai bagi seorang prajurit," tegas Letkol Inf Naryanto.

Dandim mengimbau seluruh Danramil, anggota, dan Persit untuk menjadikan penyuluhan ini sebagai panduan hidup agar dapat menjaga diri, keluarga, dan kehormatan satuan. 

No comments