Setelah Kunjungannya Ke Desa Bengle, Wamendes Takjub Hingga Ingin Berkunjung Kembali
Karawang,Infopasundan.Id
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) mengunjungi Desa Bengle, Kecamtan Majalaya, Karawang. Dalam kunjungan kerja yang dilakukan pada Selasa (17/11/2020), Wamendes Budi Arie Setiadi meninjau Desa Bengle sebagai Desa ramah perempuan dan anak yang termasuk dalam salah satu 18 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Desa atau Sustainable Development Goals Desa (SDG's Desa).
Pada sambutannya yang dihadiri oleh kaum ibu Desa Bengle, Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa pentingnya kesetaraan antar perempuan dan laki-laki, "Pokoknya kali ini saya mengunjungi Desa yang dipimpin oleh perempuan, dan ini memberi inspirasi buat pencapaian SDG's Desa khusunya Desa yang ramah perempuan dan layak anak," ujar Wamendes Budi ketika diwawancarai awak media setelah kegiatan.
Selanjutnya Wamendes juga menjelaskan bahwa salah satu indikator pencapaian SDG's adalah Equility Gender atau kesetaraan perempuan, "Kali ini saya buktikan sendiri bahwa Desa Bengle ini memberikan perwujudan dan langkah-langkahnya menentukan kebijakan yang berpihak kepada perempuan dan anak," katanya.
Dirinya juga berharap dalam kunjungan ini menjadi spirit untuk mempercepat pencapaian SDG's Desa, "Tadi disampaikan bahwa saatnya perempuan menjadi kekuatan ekonomi dan bukan hanya kekuatan sosial, dan hal itu sudah dibuktikan oleh Ibu Kades dengan mendorong seluruh perempuan di Desa ini untuk aktif dan bergerak, intinya itu," ujar Budi
"Tadi juga saya sampaikan dari 74 ribu Desa yang ada di Indonesia ini hanya 6500 Desa yang dipimpin oleh perempuan, dan ini kurang dari 10 persen. Tentu harus ditingkatkan." tutupnya sembari bergegas memasuki kendaraannya.
Sementara Hj. Lia Amalia Kepala Desa Bengle juga memberikan keterangannya terkait kunjungan kerja Wamendes ke Desa nya, "Kunjungan ini merupakan rentetan peristiwa, jadi awalnya tidak serta merta pak Wamendes datang ke Desa kami. Awalnya saya diundang ke Kementerian Desa untuk jadi pembicara dalam forum perempuan, setelah itu barulah pak Wamen berkeinginan mengunjungi Desa kami." papar Lia Kades Bengle.
Selanjutnya, ia juga menjelaskan, bahwa keaktifan partisipasi perempuan dalam pengelolaan dan penggerak pembangunan di Desa nya merupakan ikhtiar yang maksimal dari masyarakatnya sendiri. "Seperti yang tadi kita lihat sendiri begitu antusias nya perempuan di Desa kami, bahkan tadi juga pak Wamen sampai berkeinginan untuk melakukan kunjungan kembali." katanya.
"Alhamdulillah dari 18 indikator SDG's kita sudah terpenuhi semua, hanya tinggal mengembangkan saja. Saya juga berharap untuk dapat mewujudkan Visi Misi Desa, Misi kita kan 'mandiri Bengle sejahtera,' ketika sudah bisa mandiri sudah pasti akan sejahtera baik Desa Bengle maupun masyarakat yang ada didalamnya," Tutup Kades Lia.(van)



No comments